Showing posts with label hacker. Show all posts
Showing posts with label hacker. Show all posts

October 14, 2010

Kristina Svechinskaya Hacker Terseksi Sedunia Yang di Ancam 40 Tahun Penjara

Kristina Svechinskaya Hacker Terseksi Sedunia Yang di Ancam 40 Tahun Penjara

London - Nama Kristina Svechinskaya mendadak tenar. Siapa sangka gadis cantik bermata biru itu memiliki kepandaian membobol komputer dan mampu menipu sejumlah bank di Inggris dan Amerika Serikat.

Kerap tampil dengan pakaian yang agak 'berani', gadis berusia 21 tahun itu memiliki julukan "hacker paling seksi di dunia". Di pengadilan, Svechinskaya yang hadir dengan balutan celana jins ketat dan sepatu bot kulit menangis sejadi-jadinya.

Pasalnya, dengan menggunakan software Zeus Trojan, mahasiswa Rusia ini dituduh sebagai jaringan pembobol ribuan rekening bank, mencuri uang sebesar US$ 220 juta, dan menggunakan paspor palsu.

Kristina Svechinskaya photo

Siapa yang mengira dibalik kecantikan dan otak encernya, Kristina Svechinskaya menjadi dalang pencurian uang senilai US$35 juta dari rekening bank di Amerika Serikat. Modusnya, dengan menggunakan virus komputer.

Berkat kelakuannya, ia mendapat predikat 'hacker paling seksi sedunia'. Ia bahkan disejajarkan dengan mata-mata cantik, Anna Chapman, yang sempat mengebohkan dunia. Apalagi, dua wanita menarik ini sama-sama berasal dari Rusia.

 Kasus Kristina Svechinskaya kini di tangani oleh kepolosian Inggris bekerjasama dengan Biro Penyelidik AS (FBI) dalam kasus ini

September 27, 2010

no image

Akun Facebook Bos Interpol Dicuri Hacker

Hacker mengincar informasi target-target buron yang dikejar selama Operation Infra-Red.

Orang ini adalah salah satu orang yang paling berpengaruh di jajaran keamanan internasional. Tapi, di ranah jejaring sosial, bos interpol ini tidak berdaya. 


Akunnya, justru dicuri oleh seorang hacker yang mengincar informasi rahasia. Pada acara konferensi keamanan informasi Interpol di Hong Kong  akhir pekan lalu, Sekjen Interpol Ronald K Noble mengakui kecurian di Facebook dua kali.





Awalnya ia tidak tahu, namun tim respon keamanan Interpol memberitahukannya, bahwa ada dua akun palsu yang berpura-pura menjadi akun asli Noble di Facebook. Dua akun palsu itu dibuat di tengah-tengah digelarnya 'Operation Infra-Red', yakni operasi besar-besaran untuk menjaring para penjahat internasional.

Operation Infra-Red dilaksanakan antara Mei dan Juli yang lalu, untuk menangkapi para buron kriminil, mulai dari pembunuh, pedofil, penipu, koruptor, penyelundup narkoba, maupun pelaku pencucian uang, yang melarikan diri ke luar negara mereka.

"Salah satu hacker menggunakan akun palsu saya di Facebook untuk mendapatkan informasi target-target buron yang dikejar selama Operation Infra-Red dilaksanakan," kata Noble, dikutip oleh situs PCWorld. Operasi itu sendiri pada akhirnya berhasil menjaring 130 buronan.

Walaupun Interpol sendiri telah memiliki akun resmi di Facebook, namun Noble mengaku kaget ternyata ada profil dirinya di jejaring sosial itu.

"Cybercrime kini tumbuh menjadi ancaman yang sangat kongkrit. Mengingat anonimitas yang terjadi di internet, cybercrime mungkin akan menjadi salah satu ancaman kriminal yang paling berbahaya yang pernah kita hadapi," kata Noble.

Pekan lalu, sebuah survei yang diadakan oleh Panda Security juga mengungkapkan bahwa sepertiga dari perusahaan UKM di Amerika Serikat mengklaim bahwa mereka ketularan malware dan virus gara-gara staf mereka mengakses ke situs jejaring sosial.
Kebanyakan dari perusahaan UKM itu mengalami masalah privasi karena Facebook (73,2 persen), Twitter (50,7 persen), dan YouTube (29,6 persen). Sementara mayoritas responden kerasukan malware (program berbahaya) gara-gara Facebook (71,6 persen).